Ada WA Berisi Skenario Hoax Ratna, Polri Bilang Begini | Jelajah Nasional - Jelajah Nasional

Monday, October 15, 2018

Ada WA Berisi Skenario Hoax Ratna, Polri Bilang Begini | Jelajah Nasional

Jelajah Nasional – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya masih melakukan penyidikan terhadap kasus hoax Ratna Sarumpaet. Namun kabar lain menyebutkan adanya percakapan via aplikasi pesan singkat, WhatsApp (WA) berisi percakapan yang memuat skenario hoax Ratna.

Ditanya mengenai hal ini, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengaku belum mengetahui kabar tersebut.

“Nanti saya cek lagi di penyidik. Karena ini substansi penyidikan saya nggak berani menyampaikan. Nanti dikhawatirkan bisa menganggu jalannya penyidikan,” ujarnya, Senin (15/10).

Ada WA Berisi Skenario Hoax Ratna, Polri Bilang BeginiIlustrasi cerita kebohongan Ratna Sarumpaet (Rofiah Darajat/Jelajah Nasional)

Namun yang pasti, kata Setyo, semua yang terkait dengan Ratna Sarumpaet nanti akan didalami lagi oleh penyidik. “Saya tidak bisa menyatakan ada percakapan WA atau tidak, tetapi saya mengingatkan, penyidikan itu mencari bahan keterangan sebanyak mungkin baik dari medsos, keterangan orang per orang, dan sebagiannya,” tutur dia.

Hari ini, penyidik Dirkrimum Polda Metro Jaya memanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang yang diketahui merupakan pihak pertama penyebar kronologi kabar penganiayaan Ratna. Untuk pihak lainnya, Setyo belum mendapatkan informasi.

“Nanti sore-sorean baru kita sampaikan siapa yang akan dipanggil besok,” tambahnya.

Lantas bagaimana dengan Fadli Zon? Kata Setyo akan ada masanya untuk memanggil Wakil Ketua DPR itu. “Nanti tahap berikutnya lah. Karena kita tidak bisa terlalu banyak (memeriksa), nanti bertahap. Semuanya mohon diberi waktu, diberi ruang untuk minta keterangan kepada pihak terkait,” tukasnya.

(dna/ce1/JPC)


Artikel yang berjudul “Ada WA Berisi Skenario Hoax Ratna, Polri Bilang Begini | Jelajah Nasional” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment