Mantan Cawali Surabaya pun Terseret Kasus Suap Meikarta | Jelajah Nasional - Jelajah Nasional

Friday, October 19, 2018

Mantan Cawali Surabaya pun Terseret Kasus Suap Meikarta | Jelajah Nasional

Jelajah Nasional – Kasus dugaan suap dalam perizinan proyek Meikarta menyeret nama Fitradjaja Purnama. Nama yang satu itu cukup dikenal publik Surabaya.

Sebab, alumnus ITS tersebut pernah maju sebagai calon wali kota Surabaya pada 2010. Dia maju lewat jalur independen bersama Naen Soeryono sebagai calon wakil wali kota.

KPK telah menetapkan Fitra sebagai satu di antara sembilan tersangka. Dalam keterangan KPK, Fitra merupakan salah seorang konsultan Lippo Group. Penetapan tersangka itu mengejutkan Naen. Kepada Jawa Pos, Naen menuturkan bahwa Fitra dikenal sebagai aktivis. Banyak masalah, mulai kasus pertanahan hingga perburuhan, yang diadvokasi Fitra.

Mantan Cawali Surabaya pun Terseret Kasus Suap MeikartaDirektur Operasional Lippo Group Billy Sindoro mengenakan rompi oranye. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

“Misalnya, demo buruh di Asemrowo itu, teman-teman diperiksa polisi, kita back up dan berhasil. Masalah tanah, ya kita membantu segi hukumnya, sering dulu,” ujar Naen saat dihubungi kemarin (18/10).

Dia menuturkan, Fitra juga pernah mengadvokasi masalah pertanahan di Bangkingan, Lakarsantri, dan Asemrowo.

Naen mengaku agak sering berkomunikasi dengan Fitra. Tapi, dia tidak tahu persis jika Fitra punya hubungan dengan Grup Lippo. Biasanya, dia membantu bila Fitra meminta saran soal redaksional dokumen yang akan dibawa ke pengadilan. Tapi, bukan kasus Lippo. “Terakhir komunikasi kira-kira tiga bulan lalu. Tanya kabar. Yo’opo Mas, yo’opo kabare. Kadang telepon-teleponan,” imbuh dia.

Seingat Naen, Fitra membuka jasa konsultasi properti sekitar tiga tahun lalu. Sebelumnya, Fitra membuat usaha percetakan. Karena itu, dia tak menyangka Fitra bisa terjerat kasus dugaan korupsi. “Ya, saya ndak percaya juga sih. Orangnya jauh dari itu lah dulu,” jelas dia.

Pengacara M. Sholeh mengungkapkan hal serupa. Setahu dia, Fitra adalah aktivis pada 1998. Salah seorang sosok yang disegani karena menjadi senior para mahasiswa saat itu. “De’e itu orang yang punya komitmen. Hubungan pertemanan juga baik,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah menuturkan bahwa dalam operasi tangkap tangan tersebut, memang ada orang yang menjadi pemberi, perantara, dan penerima. Dia enggan memerinci tugas Fitra dalam dugaan kasus suap itu.

“Ada juga pihak yang jadi perantara mengatur pertemuan, ada juga pihak yang katakanlah menyuruh, ya.” 

(jun/c10/oni)


Artikel yang berjudul “Mantan Cawali Surabaya pun Terseret Kasus Suap Meikarta | Jelajah Nasional” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment