3 Jam Diperiksa KPK, Apa Kata Boediono soal Kasus Century? - Jelajah Nasional

Thursday, November 15, 2018

3 Jam Diperiksa KPK, Apa Kata Boediono soal Kasus Century?

Jelajah Nasional – Mantan Wakil Presiden Boediono enggan berbicara banyak terkait penyelidikan kasus korupsi Bank Century, Kamis (15/11). Usai diperiksa KPK selama sekitar 3 jam, Boediono irit bicara.

Dia mengatakan biar KPK yang menjelaskan secara detail mengenai pemeriksaannya hari ini.

“Saya tidak akan berikan statement karena saya percaya bahwa nanti lebih baik KPK yang memberikannya,” kata Boediono usia menjalani pemeriksaan penyidik di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

BoedionoBoediono usai menjalani pemeriksaan oleh KPK. (Ridwan/Jelajah Nasional)

Secara terpisah, Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, kehadiran Boediono dimintai keterangan terkait kasus Bank Century.

“Ada kebutuhan permintaan keterangan terkait kasus Century. Tentu masih terkait dengan fakta-fakta yang muncul terkait persidangan dengan terdakwa Budi Mulya (mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang 4 Pengelolaan Moneter dan Devisa) atau hal lain yang diperlukan dan relevan,” ujar Febri.

Kendati demikian, Febri enggan menjelaskan secara rinci keterangan apa saja yang digali dari Boediono. “Saya tidak bisa sampaikan lebih jauh karena prosesnya masih penyelidikan,” ucapnya.

Menurut Febri, hingga saat ini KPK sudah memintai keterangan kepada 21 orang perihal Bank Century. Mereka yang dipanggil merupakan unsur dari Bank Indonesia (BI), kementerian, hingga swasta.

Sebelumnya, KPK telah meminta keterangan mantan Deputi Gubernur Senior BI Miranda Goeltom dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso. Keduanya dipanggil pada Selasa (13/11).

KPK juga dalam beberapa minggu ke depan akan memanggil pihak lainnya untuk dimintai keterangan terkait Bank Century.

(ce1/rdw/JPC)


Artikel yang berjudul “3 Jam Diperiksa KPK, Apa Kata Boediono soal Kasus Century?” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment