BIN Suap Organisasi Mahasiswa Rp 200 Juta Per Bulan? Ini Penjelasannya - Jelajah Nasional

Tuesday, November 20, 2018

BIN Suap Organisasi Mahasiswa Rp 200 Juta Per Bulan? Ini Penjelasannya

Jelajah Nasional – Media sosial tengah dihebohkan dengan kabar suap terhadap organisasi kemahasiswaan yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara (BIN). Hal ini untuk membungkam mereka agar berhenti mengkritisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

Ormas yang dianggap menerima suap sendiri seperti PB HMI, PMII, GMNI, GMKI, PMKRI, IMM, Hikmabudhi, dan KMHDI, yang masing-masing mendapat Rp 200 juta per bulan, bahkan Ketua umumnya disebut mendapat Rp 20 juta per bulan.

Wawan BINJuru Bicara BIN Wawan Purwanto memastikan bahwa isu tersebut adalah hoax. Tudingan itu hanya bertujuan untuk mendeskriditkan pemerintah maupun BIN sendiri. (Sabik/Jelajah Nasional)

Menanggapi itu, Juru Bicara BIN Wawan Purwanto memastikan bahwa isu tersebut adalah hoax. Tudingan itu hanya bertujuan untuk mendeskriditkan pemerintah maupun BIN sendiri.

“Berita yang menyatakan BIN menyuap ormas mahasiswa agar tidak kritis kepada pemerintah adalah hoax,” ujar Wawan di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (20/11).

Wawan menegaskan, setiap ormas apapun berhak menyuarakan kebebasan berpendapat. Dengan catatan, tidak melanggar Undang-undang yang berlaku. Dan tetap berlandaskan asas kebenaran. 

“Ormas bebas menyuarakan sesuatu namun tetap harus bertanggung jawab, bukan hoax, bukan fitnah, sebab mereka dapat terkena sanksi berdasarkan UU ITE,” tegasnya.

Pun demikian dengan sejumlah deklarasi politik yang dikumandangkan oleh banyak ormas di daerah-daerah itu adalah bagian kebebasan berserikat setiap waga negara. BIN tidak berhak mengarahkan kelompok tertentu untuk sebuah kepentingan politik.

“BIN sejak awal membebaskan seluruh Ormas dan warga nega’ra untuk melakukan deklarasi maupun kampanye selama tidak melanggar Undang-undang,” pungkas Wawan. 

Bahkan kata Wawan, BIN memastikan bahwa deklarasi sejumlah ormas itu merupakan kehendak mereka sendiri, berdasarkan pilihan mereka terhadap salah satu pasangan Capres-Cawapres. 

(sat/JPC)


Artikel yang berjudul “BIN Suap Organisasi Mahasiswa Rp 200 Juta Per Bulan? Ini Penjelasannya” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment