OTT PN Jaksel, Kode Suapnya ‘Bagaimana Jadi Ngopi Nggak?’ - Jelajah Nasional

Wednesday, November 28, 2018

OTT PN Jaksel, Kode Suapnya ‘Bagaimana Jadi Ngopi Nggak?’

Jelajah Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi penggunaan kode ‘ngopi’ dalam dugaan suap kepada hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), R Iswahyu Widodo dan Irwan.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan kode ‘ngopi’ digunakan oleh para pihak sebagai komunikasi di antara mereka sebelum penyerahan uang.

“Teridentifikasi kode yang digunakan adalah ‘ngopi’ yang dalam percakapan disampaikan, ‘Bagaimana, jadi ngopi nggak?” ungkapnya pada awak media, Kamis (29/11).

OTT PN Jaksel, Kode Suapnya 'Bagaimana Jadi Ngopi Nggak?'Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkapkan kode ‘ngopi’ digunakan oleh para pihak sebagai komunikasi di antara mereka sebelum penyerahan uang. (Dery Ridwansah/Jelajah Nasional)

Lanjutnya, dia memaparkan, kode ‘ngopi’ tersebut berkaitan dengan janji pemberian uang dari Arifin melalui Ramadhan selaku perantara.

“MR (Muhammad Ramadhan) itu sudah menyampaikan ke oknum hakim tersebut agar dibantu (pengurusan perkara perdata). Kedua hakim itu menanyakan kepada MR, ‘Ayo kapan, jadi ngopi nggak?’ Nah, itu untuk mereka bertemu,” ucap dia.

Dalam pertemuan itu, sebut Alex, kedua oknum hakim tersebut juga menanyakan apakah uang yang dijanjikan melalui Ramadhan sudah ada atau belum.

“Dalam pertemuan tersebut kedua hakim menanyakan apakah uangnya sudah ada apa belum? Seperti itu,” ujar Alex lagi.

Diketahui, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka yaitu Iswahyu, Irwan, dan Ramadhan diduga sebagai penerima. Sedangkan, Arif dan Martin diduga sebagai pemberi suap.

KPK menduga telah terjadi pemberian uang kepada majelis hakim sebesar Rp 150 juta oleh Arif melalui Ramadhan pada Agustus 2018. Uang itu diduga untuk memengaruhi putusan sela agar tidak diputus N.O atau Niet Ontvankelijke Verklaard.

Adapun, untuk putusan akhir dalam perkara yang ditangani kedua hakim, dijanjikan kembali uang senilai Rp 500 juta atau setara SGD 47 ribu.

(ipp/JPC)


Artikel yang berjudul “OTT PN Jaksel, Kode Suapnya ‘Bagaimana Jadi Ngopi Nggak?'” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment