Permintaan IMM Kepada Sunanto Selama Memimpin Pemuda Muhammadiyah - Jelajah Nasional

Thursday, November 29, 2018

Permintaan IMM Kepada Sunanto Selama Memimpin Pemuda Muhammadiyah

Jelajah Nasional – Ada banyak harapan dari masyarakat Muhammadiyah setelah tuntasnya muktamar Pemuda Muhammadiyah. Di antaranya berhenti menarik-narik organisasi dakwah itu ke ranah politik.

Harapan itu dikemukakan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PP-IMM) Najih Prastiyo. “Sebagai organisasi otonom kami berharap seluruh pihak berhenti menarik-narik Muhammadiyah dalam kepentingan partai politik yang endingnya dukung-mendukung,” ujar Najih Prastiyo dalam pesan singkatnya kepada Jelajah Nasional, Kamis (29/11).

Dia berharap kepada Sunanto yang kini sebagai nakhoda di Pemuda Muhammadiyah untuk melanjutkan dakwah menggembirakan periode lalu. Lebih dari itu, mengawal proses hukum yang menimpa ketua umum demisioner, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Permintaan IMM Kepada Sunanto Selama Memimpin Pemuda MuhammadiyahKetua Umum IMM Najih Prastiyo (Istimewa)

Sebagaimana diketahui, Dahnil Anzar Simanjuntak saat ini terseret kasus khusus hukum di Polda Metro Jaya. Dia diduga terlibat dalam dugaan korupsi kegiatan perkemahaan Kemenpora senilai Rp 5 miliar.

Namun demikian, Kasubdit Tipikor Polda Metro Jaya AKBP Bhakti Suhendarwan menyebut bahwa Dahnil telah mengembalikan dana Kemenpora itu sebesar Rp 2 miliar.

Kenapa Rp 2 miliar? Bhakti Suhendarwan menyebut, Kemenpora memberikan dana Rp 5 miliar. Dana tersebut diberikan kepada dua organisasi. Yakninya Pemuda Muhammadiyah dan GP Ansor.

“Rp 5 miliar, untuk kegiatan itu nilai anggaran Rp 5 miliar. Dibagi jadi 2 proposal. Satu proposal itu ada yang Rp 2 miliar ada yang Rp 3 miliar,” katanya.

Namun Dahnil sudah mengembalikan uang Rp 2 miliar terkait kasus dugaan penyelewengan dana atau acara kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia. Uang itu dikembalikan ke Kemenpora. Hal ini diakui Dahnil saat diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut pada Jumat (23/11).

Sementara itu, Najih melanjutkan, pihaknya sangat menyayangkan ada pihak-pihak yang menuduh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir melakukan intervensi saat pemilihan ketua umum Pemuda Muhammadiyah.

“Saya gusar, mungkinkah seorang Haedar Nashir bermain politik di tingkat ortom dan ikut campur dinamika suksesi Muktamar kaum muda Muhammadiyah?” ujarnya mempertanyakan salah satu pihak yang menuding Haedar bermain politik.

Najih mengaku telah mengkonfirmasi kepada Haedar terkait tudingan itu. “Pak Haedar hanya memberikan dukungan kepada calon ketika muktamar itu. Beliau mempersilakan pemuda Muhammadiyah untuk berkompetisi secara sehat dan menjaga kebersamaan serta keutuhan organisasi,” tandasnya.

(iil/JPC)


Artikel yang berjudul “Permintaan IMM Kepada Sunanto Selama Memimpin Pemuda Muhammadiyah” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment