11 Tips Dokter Tangani Korban dan Pengungsi Bencana Tsunami Anyer - Jelajah Nasional

Sunday, December 23, 2018

11 Tips Dokter Tangani Korban dan Pengungsi Bencana Tsunami Anyer

Jelajah Nasional – Korban jiwa dan luka-luka akibat tsunami di Selat Sunda masih terus bertambah. Tak hanya itu, para pengungsi pun perlu mendapatkan perhatian. Diperlukan cara khusus untuk menangani para pengungsi dan korban yang pasti masih mengalami trauma.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB memberikan tips bagi para relawan atau masyarakat di lokasi bencana untuk membantu para korban. Prinsip dasar penanganan korban adalah jenazah yang ditemukan harus segera dikubur, korban luka/sakit harus segera diobati.

“Ini semua untuk menjaga agar sanitasi lingkungan di daerah pengungsian tetap sehat dan layak untuk ditinggali dan bukannya malah menambah korban sakit,” katanya kepada Jelajah Nasional, Minggu (23/12).

tsunami anyer, tsunami, anyer, korban tsunami,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menjelaskan tips menangani pengungsi dan korban bencana tsunami. (Rieska Virdhani/Jelajah Nasional)

Maka tips penanganan pengungsi korban di lokasi, di antaranya,

Kecukupan Makanan

Para pengungsi harus mendapat makanan dan minuman yang cukup selama berada di pengungsian, ini juga membuat mereka tenang karena kebutuhan hidup dasarnya dipenuhi. Pengadaan sembako pada lokasi pengungsian dengan jumlah besar harus dikawal oleh Polisi

Dapur Umum

Dapur-dapur umum yang tersedia selalu mendapat suplai bahan makanan dan air bersih yang memadai untuk masak dan minum.

Makanan Segar

Usahakan makanan yang dikonsumsi dalam keadaan segar.

Kondisi Pengungsian

Usahakan agar kondisi tempat pengungsian di buat senyaman mungkin. Tersedia alas tidur yang memadai dan juga selimut agar tubuh para pengungsi terutama orang tua dan anak-anak tetap terlindungi terutama dari angin malam.

Lingkungan

Kebersihan lingkungan pengungsian selalu terjaga dengan tersedianya tempat-tempat sampah di sekitar lokasi pengungsian. Termasuk bangkai binatang harus dikubur untuk menjaga lingkungan pengungsian tetap sehat.

MCK

Sarana Mandi Cuci Kakus MCK yang memadai dengan persediaan air yang cukup tentu juga tersedianya sabun dan peralatan mandi.

Suplemen dan Multivitamin

Para pengungsi khususnya anak-anak dan orang tua diberikan suplemen yang berisi multivitamin dan mineral mengingat keterbatasan makanan dan minuman dengan zat gizi yang lengkap yang bisa dikonsumsi sehari-hari.

Trauma Healing

Bagi anak-anak perlu upaya untuk melakukan trauma healing dengan pengadaan buku-buku bacaan, mainan anak-anak dan kelompok-kelompok bermain untuk anak-anak.

Pasien Lansia

Untuk pasien usia lanjut perlu adanya kegiatan seperti alat sulam, melakukan aktifitas pengajian bersama-sama dan lainnya yang membuat para orang usia lanjut ini tetap selalu berpikir.

Sarana Prasarana

Sarana dan prasarana untuk ibadah harus diadakan agar masyarakat bisa berkesempatan untuk berdoa dan tetap sabar dalam menghadapi cobaan ini.

Acara Kesenian

Acara-acara kesenian yang menjadi favorit masyarakat sekitar juga diusahakan hadir secara berkala untuk mengatasi kejenuhan dan mengurangi kesedihan para pengungsi.

(ika/JPC)


Artikel yang berjudul “11 Tips Dokter Tangani Korban dan Pengungsi Bencana Tsunami Anyer” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment