Pesan Jokowi setelah Resmikan Lima Ruas Tol Trans-Jawa - Jelajah Nasional

Friday, December 21, 2018

Pesan Jokowi setelah Resmikan Lima Ruas Tol Trans-Jawa

Jelajah Nasional – Target menyambungkan Jakarta dan Surabaya dengan akses jalan tol pada akhir 2018 akhirnya terpenuhi. Itu menyusul diresmikannya lima ruas tol tambahan yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia tersebut kemarin (20/12).

Lima ruas tersebut adalah Wilangan-Kertosono sepanjang 37,9 km dan Jombang-Mojokerto seksi Bandar-Kertosono sepanjang 0,9 km di wilayah Jawa Timur. Kemudian, tol Pemalang-Batang (34 km), tol Batang-Semarang (75 km), dan tol Salatiga-Kartasura (33 km) di wilayah Jawa Tengah.

Selain lima ruas yang menyambungkan Jakarta-Surabaya, kemarin juga diresmikan dua ruas tambahan di Jawa Timur. Yakni, relokasi jalan tol Porong-Gempol sepanjang 6,3 km dan tol ruas Gempol-Pasuruan seksi Pasuruan-Grati 13,65 km.

Pesan Jokowi setelah Resmikan Lima Ruas Tol Trans-JawaSuasana arus lalu lintas di Tol Pandaan-Malang terpantau lancar pada hari pertama fungsional, Jumat (21/12) (Rubianto/Radar Malang/Jawa Pos Group)

Peresmian dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo. Untuk merayakan digunakannya tol trans-Jawa, presiden bersama sejumlah pejabat terkait mencicipi dengan melakukan konvoi menggunakan bus dari Surabaya menuju Jembatan Kali Kuto di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, sejauh 370 km.

Dalam sambutannya, presiden berharap tersambungnya Jakarta-Surabaya sepanjang 760 kilometer bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dalam membangun konektivitas.

“Kita ingin infrastruktur ini memiliki manfaat, lebih memudahkan, lebih murah, lebih cepat,” ujarnya di Km 671 Bandar, Jombang, Jawa Timur.

Selain mempermudah konektivitas, tol trans-Jawa bisa menjadi jalur alternatif bagi masyarakat. Menurut dia, tol bisa mengurangi beban yang dialami jalan nasional di sepanjang Pulau Jawa.

Meski demikian, Jokowi mempersilakan masyarakat untuk memilih. “Silakan mau pakai jalan tol, silakan mau pakai jalan yang lama antarprovinsi.”

Bukan hanya itu. Rampungnya jalan tol tersebut juga diharapkan memiliki efek terhadap perekonomian. Terutama untuk kawasan industri, kawasan ekonomi khusus, serta tempat-tempat wisata. Karena itu, dia meminta kepala daerah mengintegrasikan jalan tol dengan kawasan-kawasan tersebut.

Saat ini pun, lanjut dia, efek tol sudah mulai memberikan dampak ekonomi. Berdasar laporan yang dia terima, sudah ada tiga investasi besar yang akan masuk ke Jawa Timur. Yakni, permintaan lahan industri 400 hektare di Madiun serta masing-masing 200 hektare di Nganjuk dan Ngawi.

Jokowi yakin, selain lahan dan upah buruh yang relatif murah, keberadaan tol yang memudahkan akses ke Surabaya juga menjadi pertimbangan masuknya investasi. “Ini memang arahnya ke sana dan kalau ada investasi, artinya akan membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya,” ungkap dia.

Berdasar pantauan Jawa Pos yang turut dalam rombongan presiden, tol trans-Jawa dari Surabaya sampai Kendal sudah cukup baik. Sepanjang jalan, bus bisa melaju mulus dengan kecepatan sekitar 80 km/jam.

Hanya, di sisi kanan kiri jalan, finishing belum sepenuhnya rampung. Di beberapa titik, terlihat bahu pembatas jalan belum terpasang. Selain itu, permukaan jalan tampak belum bersih di sejumlah lokasi.

Meski demikian, Jokowi menegaskan, tol secara umum sudah bisa dilalui pada masa mudik Natal dan tahun baru kali ini. “Sekarang langsung bisa dipakai. Nanti paling membersihkan ini saja, bisa dipakai,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, semua tol yang diresmikan kemarin akan menjalani masa operasional sampai akhir bulan ini. Dengan demikian, pengguna bisa menggunakan dengan gratis.

“Untuk ruas tol ini, saat masa operasional seperti ini masih dikenakan tarif Rp 0 sampai dengan Januari 2019,” ujarnya.

Basuki menambahkan, sampai saat ini, total tol yang beroperasi di Pulau Jawa adalah 933 km. Sepanjang 616 km di antaranya dibangun pada 2015-2018. Sementara itu, 242 km dibangun pada 1978-2004 dan 75 km dibangun pada 2004-2014.

Dengan demikian, untuk Jawa, fokus pemerintah adalah menyelesaikan tol Pasuruan-Banyuwangi sepanjang 217 km. Pemerintah menargetkan tol itu bisa rampung pada 2021.

Dibuka Fungsional

Sementara itu, mulai hari ini jalan tol ruas Pandaan-Malang dibuka secara fungsional secara bergiliran. Sesuai rencana awal, jalur itu akan dioperasikan hingga awal Januari.

Di fase awal pengoperasian, yang dibuka adalah jalur dari Pandaan ke arah Malang. “Dibuka searah saja dari Pandaan menuju Malang keluar pintu Singosari/Karanglo,” kata Dirut PT Jasa Marga Pandaan-Malang Agus Purnomo kemarin.

Karena berstatus fungsional, sejumlah pembatasan dan pengaturan dilakukan di ruas itu. “Pengaturan dan pengawasannya akan dilakukan pihak kepolisian dan dinas perhubungan (dishub),” katanya.

Sesuai dengan hasil rakor bersama seluruh jajaran terkait, ada sejumlah pembatasan yang disiapkan. Salah satunya jam operasional. Sesuai kesepakatan, ruas itu dibuka mulai pukul 07.00 hingga pukul 17.00. Selain itu, ruas tersebut sementara hanya bisa dilintasi kendaraan golongan I.

Itu tak lepas dari belum tuntasnya konstruksi maupun fasilitas pendukung tol di ruas Pandaan-Malang. 

(far/ris/c10/ttg)


Artikel yang berjudul “Pesan Jokowi setelah Resmikan Lima Ruas Tol Trans-Jawa” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment