Prabowo-Amien Reuni dengan Habib Rizieq, DPR Ancam Angket Jokowi - Jelajah Nasional

Saturday, December 29, 2018

Prabowo-Amien Reuni dengan Habib Rizieq, DPR Ancam Angket Jokowi

Jelajah Nasional – Pada Juni 2018, mungkin Anda masih ingat konstelasi politik yang mendadak ramai dengan pertemuan politik antara pentolan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan Prabowo Subianto dan Amien Rais. Sementara itu pada pengujung Juni, publik juga diramaikan wacana hak angket kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 

Prabowo CS Berjumpa Habib Rizieq

 

Pada awal Juni, publik dikagetkan dengan tersebarnya foto pertemuan antara Rizieq Shihab dengan Prabowo Subianto dan Amien Rais di Makkah. Hijrahnya Rizieq ke tanah suci memang menjadi buah bibir warga di tanah air.

 

Pertemuan itupun kemudian dimaknai sebagai ‘silaturahmi politik’ lantaran saat itu koalisi pengusung Prabowo belum terbentuk. Pada saat bersamaan, wacana pembentukan ‘koalisi umat’ semakin gencar oleh tokoh elite parpol.

 

Drajad Wibowo yang juga anggota Dewan Kehormatan PAN menyebutkan percakapan antara Amien dengan kedua tokoh bangsa itu hanya seputar masalah kebangsaan. Khususnya, merekatkan kembali hubungan antara umat Islam.

 

“Mereka bertiga sepakat agar umat Islam dan seluruh komponen anak bangsa meningkatkan silaturrahim. Karena pileg dan pilres 2019 akan sangat menentukan,” katanya.

 

Saat itu, Drajad juga menyebut, belum ada keputusan final untuk membentuk koalisi. Pihaknya pun belum bisa membocorkan mengenai keputusan dari tuntutan PA 212 yang menginginkan pembentukan koalisi umat.

 

“Yang jelas PAN masih harus melakukan Rakernas, mungkin nanti Juli 2018. Baru saat itu ada keputusan resmi PAN. Sebelum Rakernas, semua opsi masih terbuka,” ucapnya.

Prabowo-Amien Reuni dengan Habib Rizieq, DPR Ancam Angket JokowiAmien Rais siap nyapres. (Hendra Eka/Jawa Pos)

Amien Rais siap ‘nyapres’

 

Tak berselang lama usai isu pertemuan antara Rizieq dan Prabowo-Amien meredup, publik tiba-tiba dikagetkan dengan wacana Amien Rais kembali berpentas di kancah pemilihan presiden 2019. Namanya masuk bersama tiga nama lainnya yang dipertimbangkan oleh PAN di pilpres.

 

Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mempunyai tiga alasan kenapa Amien saat itu menjadi kandidat serius di pilpres 2019 mendatang. Pertama, kata dia, mantan ketua MPR RI itu memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI, dan cinta rakyat Indonesia.

 

Kedua, Amien Rais dinilai memiliki konsep dan kapasitas kepemimpinan dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada cita-cita nasional, sesuai berdirinya Negara Republik Indonesia. Terakhir, sosok Amien masih memiliki fisik kuat dalam beraktivitas sesuai tuntutan kerja. Sehingga usia tidak menghalangi dalam menjalankan tugas pokok pekerjaan.

 

“PAN serius mencalonkan Pak Amien Rais running for president 2019,” ujar Yoga.

 

Adapun Amien Rais merupakan satu dari empat nama yang dicalonkan oleh PAN. Tiga nama lainnya adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan dua mantan ketum yaitu Soetrisno Bachir dan Hatta Rajasa. Mereka dianggap berkompeten dan punya pengalaman di eksekutif, legislatif maupun dunia usaha.

 

Prabowo-Amien Reuni dengan Habib Rizieq, DPR Ancam Angket JokowiInfografis geliat politik sepanjang 2018 (Kokoh Praba/Jelajah Nasional)

Tiga partai berniat hak angket Presiden Jokowi

 

Memasuki ke pengujung Juni, Presiden Jokowi tiba-tiba melakukan keputusan kontroversial. Mantan Wali Kota Surakarta itu dikecam usai melantik Sekretaris Utama (Sestama) Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Komjen Pol Mochamad Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar).

 

Sedianya penolakan tersebut sudah muncul sejak wacana penunjukan pria yang akrab sebagai Iwan Bule itu sebagai Pj Gubernur Jabar oleh Mendagri Tjahjo Kumolo. Itu lantaran Iwan Bule disebut masih aktif sebagai anggota Polri. Munculnya dwifungsi Polri pun terus digaungkan oleh sejumlah pengamat.

 

Saat itu, Wakil Ketua Komisi II DPR Ahmad Riza Patria langsung mengambil langkah dengan mengajukan hak angket untuk menyelidiki kebijakan yang diambil Jokowi itu. Bahkan Riza memberikan waktu kepada pemerintah setidaknya selama dua hari.

 

Jika tak kunjung memberikan penjelasan di balik penunjukan Iriawan, maka Riza akan mengusulkan penggunaan hak angket DPR RI. “Seharusnya dalam satu dua hari ini pemerintah bisa menjelaskan,” terangnya.

 

Namun, wacana untuk menggulirkan hak angket ini sepi dukungan dari partai politik. Pasalnya, terhitung hanya tiga fraksi di DPR yang menyetujui hak angket atas pelantikan Iwan Bule sebagai Pj Gubernur Jabar. Mereka adalah Fraksi PKS, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Demokrat.

(aim/JPC)


Artikel yang berjudul “Prabowo-Amien Reuni dengan Habib Rizieq, DPR Ancam Angket Jokowi” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment