SBY Keturunan Majapahit, Prabowo Ramal Indonesia Bubar 2030 - Jelajah Nasional

Saturday, December 29, 2018

SBY Keturunan Majapahit, Prabowo Ramal Indonesia Bubar 2030

Jelajah Nasional – Klaim silsilah – baik yang benar maupun cenderung hoaks -, klaim keberhasilan pemerintah, bergabungnya orang-orang ternama ke parpol, hingga prediksi Indonesia di masa depan mewarnai diskursus politik di ruang publik, termasuk di media sosial. Berikut adalah beberapa peristiwa politik terhangat sepanjang Maret 2018.

SBY Keturunan Raja Majapahit

Menengok kalender Maret 2018, publik diingatkan dengan ramainya silsilah salah satu ‘orang besar’ di negeri ini, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ketika itu, beredar informasi yang menunjukkan silsilah keluarga SBY, mulai dari Raja Majapahit Raden Wijaya turun-temurun hingga AHY dan Edhie Baskoro.

Akun Twitter Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief @andiarief_ juga sempat mengunggah foto bahwa garis keturunan SBY adalah dari Kerajaan Majapahit. Saat dikonfirmasi, Kepala Divisi Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengklaim, bahwa ketua umum Partai Demokrat itu keturunan ke-14 dari Raja Majapahit.

“Ya memang trah silsilah itu diketahui belakangan dari sebuah buku. Judulnya saya lupa,” ujar Ferdinand.

Juru Bicara Partai Demokrat ini menambahkan, berdasar buku tersebut, SBY keturunan langsung dari trah Majapahit, yakni Raden Wijaya. “Jadi Pak SBY dan dua anaknya adalah keturunan Raja Majapahit. Kami yakin itu benar dan bukan sebuah informasi yang sembarangan yang dilepaskan ke publik,” jelas dia.

“Enggak usah diragukan lagi, silsilah SBY dan dua putranya keturunan Raja Majapahit, seratus persen benar,” ungkapnya.

SBY Keturunan Majapahit, Prabowo Ramal Indonesia Bubar 2030Tommy Soeharto (paling kanan) (dok. pribadi Ade Komarudin for JPNN/Jawa Pos Group)

Pollycarpus Gabung Partai Berkarya

Nama Pollycarpus Budihari Priyanto masuk dalam deretan kader partai besutan Tommy Soeharto, Partai Berkarya. Sebagaimana diketahui, Pollycarpus merupakan mantan terpidana kasus pembunuhan pegiat hak asasi manusia (HAM), Munir Said Thalib. Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang membenarkan Pollycarpus bergabung ke partainya.

Badaruddin menuturkan, Pollycarpus hanya sebagai anggota biasa. “Kalau Pak Polly itu anggota biasa,” katanya.

Tommy Soeharto sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya tidak mempermasalahkan bergabungnya Pollycarpus. Yang terpenting, kata Badaruddin, Pollycarpus bisa memberikan sumbangsihnya ke Partai Berkarya.

“Pak Tommy enggak ada masalah. Yang penting bisa meraih suara sebanyak-banyaknya, tidak peduli mantan penjahat,” kata Badaruddin.

Sekadar informasi, Munir dinyatakan meninggal dalam perjalanan ke Amsterdam pada 7 September 2004 silam. Dalam sidang dugaan pembunuhan terhadap Munir, pada 2005, Pollycarpus resmi divonis 14 tahun penjara oleh majelis hakim.

Pollycarpus yang kala itu menjadi pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia terbukti menuangkan racun arsenik ke jus jeruk milik Munir. Pada 2014 secara resmi Pollycarpus menghirup udara bebas dari Lapas Sukamiskin.

SBY Keturunan Majapahit, Prabowo Ramal Indonesia Bubar 2030Infografis peristiwa politik terhangat sepanjang 2018. (Kokoh Praba/Jelajah Nasional)

Prabowo Ramal Indonesia Bubar pada 2030

Ramalan mengerikan tentang negeri ini datang dari Prabowo Subianto. Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, Indonesia bisa bubar pada 2030.

Pernyataan itu termuat dalam sebuah video berdurasi 1 menit 18 detik yang di-posting di akun resmi Facebook Gerindra, Senin (19/3/2018). Banyak pihak kecewa atas pernyataan Prabowo ini.

Pasalnya, mantan Danjen Kopassus itu menjadikan sebuah novel fiksi sebagai rujukan prediksinya. Berikut penggalan dari video Prabowo terkait prediksi kehancuran Indonesia pada 2030:

Saudara-saudara, kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini. Tetapi di negara lain, mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.

SBY Keturunan Majapahit, Prabowo Ramal Indonesia Bubar 2030Luhut Binsar Panjaitan sempat bersitegang dengan Amien Rais, dan mengancam akan membongkar dosa-dosa petinggi PAN itu. (dok. Jelajah Nasional)

Perang Mulut Amien Vs Luhut

Tudingan Amien Rais bahwa program bagi-bagi sertifikat tanah adalah pembohongan publik berbuntut panjang. Pembantu Presiden, Luhut Binsar Panjaitan pun mengancam akan membongkar dosa-dosa ketua dewan kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Perang mulut antara Amien dan Luhut pun tak terhindarkan. Putra Amien, Hanafi Rais, turut angkat suara. Menurut Hanafi, pemerintah seharusnya mendengarkan kritik Amien, termasuk soal program bagi-bagi sertifikat tanah.

“Jangan cuma ditarik pada urusan politis atau dipolitisasi atau bahkan menjadi urusan teknis,” kata dia.

Hanafi, yang juga Wakil Ketua Komisi Pertahanan DPR ini, menyatakan kritik Amien Rais tersebut tidak harus dianggap sebagai ancaman. Sebab, menurut dia, masih banyak konflik agraria yang membenturkan masyarakat dan perusahaan tertentu.

“Oleh karenanya, ketimpangan lahan betul-betul harus dieksekusi, harus dicarikan solusinya,” ujarnya.

(gwn/JPC)


Artikel yang berjudul “SBY Keturunan Majapahit, Prabowo Ramal Indonesia Bubar 2030” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment