Tak Ditemui Penyidik KPK, Irjen PUPR Pulang dengan Tangan Hampa - Jelajah Nasional

Friday, December 28, 2018

Tak Ditemui Penyidik KPK, Irjen PUPR Pulang dengan Tangan Hampa

Jelajah Nasional – Pasca anak buahnya dikabarkan terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menteri Pekerjan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengutus Irjen Kementerian PUPR Widiarto untuk datang ke kantor lembaga antirasuah. Hal ini bertujuan untuk mencari informasi siapa saja pegawainya yang diamankan dan terkait kasus apa anak buahnya tersebut diciduk anak buah Agus Rahardjo tersebut.

Berdasarkan pantauan Jelajah Nasional di kantor KPK, Widiarto tampak hadir sekitar pukul 22.49 WIB dan keluar sekitar pukul 23.49 WIB. Saat datang dengan mengenakan baju batik, pria berkacamata tersebut memang sempat duduk di lobi gedung KPK. Namun, hampir satu jam menunggu, dia tak ditemui penyidik atau siapapun oleh orang KPK.

Penyidik KPKPenyidik KPK saat sedang melakukan penggeledahan (Teguh Kautsar/Jelajah Nasional)

Karena tak ditemui oleh orang KPK, dia pun memutuskan untuk pergi meninggalkan gedung lembaga antirasuah lebih cepat. “Dari dalam (KPK) belum ada sama sekali belum ada (informasi detail OTT). Kami besok siang akan ke sini lagi,” kata Widiarto saat akan meninggalkan kantor KPK Jakarta, Jumat (28/12) malam.

Sementara itu, ketika disinggung perihal OTT yang dilakukan pihak KPK terhadap pegawainya, Widiarto mengaku tak banyak tahu. Dia mengaku hanya tahu sedikit karena belum mendapat informasi apapun dari KPK.”

“Sementara ini kami duga terkait barang dan jasa, ada di level satker, di level bawah, jadi pelaksana proyek. Kira kira itu ya,” ucapnya sembari bergegas meninggalkan gedung KPK.

Di lain pihak, terkait tidak ditemuinya Irjen PUPR oleh penyidik, kata juru bicara KPK Febri Diansyah lantaran tim tengah melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang telah diamankan. Oleh karena itu, menurut Febri, pihaknya meminta pihak Kementerian PUPR bersabar menunggu gelar perkara.

“Kalau informasi secara resmi secara lengkap nanti disampaikan di konferensi pers. Untuk tahap awal ini yang bisa kami konfirmasi adalah peristiwa adanya kegiatan tangkap tangan, itu yang pertama, dan kedua itu benar merupakan tim KPK,” jelas Febri.

Sebelumnya, dikabarkan KPK melakukan OTT terhadap pejabat Kementerian PUPR dan sejumlah pihak lain. Total dalam operasi senyap tersebut, ada sekitar 20 orang yang diamankan. Mereka terdiri terdiri dari berbagai pihak unsur yang berbeda latar belakangnya.

Selain menangkap sekitar 20 orang, KPK juga mengamankan sejumlah uang tunai senilai Rp 500 juta dan USD 25.000. Serta satu kardus uang yang belum diketahui jumlahnya, karena tengah dihitung jumlahnya oleh tim. 

(ipp/JPC)


Artikel yang berjudul “Tak Ditemui Penyidik KPK, Irjen PUPR Pulang dengan Tangan Hampa” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment