Wartawan Jelajah Nasional Raih Anugerah Jurnalistik Kemanusiaan - Jelajah Nasional

Thursday, December 6, 2018

Wartawan Jelajah Nasional Raih Anugerah Jurnalistik Kemanusiaan

Jelajah Nasional – Tugas jurnalis tidak sekadar menyampaikan kabar dari peliputannya. Tidak sedikit liputan-liputan mereka menumbuhkan rasa kemanusaiaan masyarakat. Terutama ketika mengabarkan soal bencana atau ditemukannya orang-orang yang membutuhkan bantuan. Atas hasil peliputan itu pun para dermawan pun mengulurkan tangannya.

Peran kemanusiaan itu membuat Riki Chandra, jurnalis Jelajah Nasional, mendapat Anugerah Karya Jurnalistik Kemanusiaan dari Aksi Cepat Tanggap (ACT). Penyerahaan penghargaan itu berlangsung di Gedung Menara 165, Jakarta Selatan, Kamis (6/12).

Penerimaan anugerah itu diwakili oleh Kepala Liputan Jelajah Nasional Ilham Safutra. Penghargaan untuk Riki Chandra itu untuk kategori karya perorangan media online. Dia meraih juara tiga.

Wartawan JawaPos.com Raih Anugerah Jurnalistik KemanusiaanTERIMA PENGHARGAAN: Kepala Liputan Jelajah Nasional Ilham Safutra (kanan) mewakili Riki Chandra saat penerimaan penghargaan Karya Jurnalistik Kemanusiaan-ACT. (Dery Ridwansah/Jelajah Nasional)

Selain untuk media online, ACT juga memberikan anugera untuk kategori media cetak dan televisi. Baik untuk perorangan maupun kelembagaan media. Dalam acara penyerahan Anugerah Karya Jurnalistik Kemanusiaan ini, ACT mengusung tema The Rise of Islamic Philanthropy.

Manajer Umum Komunikasi ACT Lukman Azis mengatakan, Anugerah Karya Jurnalistik Kemanusiaan kali ini diberikan kepada segenap jurnalis, baik lokal maupun nasional yang turut mempublikasikan aksi-aksi kemanusiaan ACT. Terutama, pemberitaan mengenai aksi Global Qurban-ACT periode Agustus-September 2018 lalu.

“ACT sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada insan jurnalis karena telah turut serta menyebarkan kabar kemanusiaan tang seharusnya memang menjadi fokus utama masyarakat. Sehingga, setiap aksi yang kita lakukan menjadi inspirasi banyak orang dan maslahat pun tersebar luas,” ujar Lukman yang ketua panitia Anugerah Karya Jurnalistik Kemanusiaan 2018.

Presiden ACT Ahyudin menambahkan, tema The Rise of Islamic Philanthropy yang diangkat untuk 2019, karena filantropi sebenarnya menjadi bagian ibadah maaliyah ijtimaiyyah. Ibadah dalam bidang harta yang memiliki posisi sosial paling penting dan menentukan.

“Sehingga umat seyogyanga menjadikan filantropi sebagai kebutuhan dan gaya hidup. Sebab kekuatan dan kelemahan iman seseorang salah satunya ditentukan oleh sikap kedermawanan dan kepedulian sosialnya. Potensi itu dapat terwujud dalam bentuk zakat, infaq, sedekah, wakaf, dan derma-derma lain,” kata Ahyudin.

Adapun pada 2019 ACT kembali menggelar penghargaan jurnalistik kemanusiaan. Lomba akan dimulai pada 6 Desember 2018 hingga 6 Juni 2019 mendatang.

(yes/JPC)


Artikel yang berjudul “Wartawan Jelajah Nasional Raih Anugerah Jurnalistik Kemanusiaan” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment