KPU Janjikan Debat Capres-cawapres Tetap Menarik dan Edukatif - Jelajah Nasional

Wednesday, January 16, 2019

KPU Janjikan Debat Capres-cawapres Tetap Menarik dan Edukatif

Jelajah Nasional – Pengamanan menjadi salah satu perhatian menjelang debat pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden yang berlangsung besok (17/1). Kompleks Hotel Bidakara dan sekitarnya akan dijaga personel dari unsur TNI, Polri, dan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Paspampres dilibatkan lantaran salah satu capres berstatus petahana. Yakni, Joko Widodo. Selain itu, Wapres Jusuf Kalla masuk list undangan yang disebarkan KPU. Di luar itu, ada 3 presiden dan 2 Wapres terdahulu yang juga diundang KPU. Bila Wapres dan para pemimpin terdahulu hadir, otomatis pengamanan juga melibatkan Paspampres.

Rencananya, hari ini KPU melaksanakan koordinasi tahap akhir dengan satuan pengamanan yang terlibat. Polda Metro Jaya telah mengonfirmasi bahwa institusinya akan mengerahkan 2.000 personel untuk mengamankan debat. Tidak hanya di lokasi, tetapi juga di kawasan sekitar acara debat. Diperkirakan, lalu lintas menjelang perempatan patung Pancoran, Jakarta, akan terdampak.

KPU Janjikan Debat Capres-cawapres Tetap Menarik dan EdukatifKomisioner KPU (Dery Ridwansah/Jelajah Nasional)

Komisioner KPU Wahyu Setiawan memercayakan sepenuhnya pengaturan pengamanan kepada Paspampres, TNI, dan Polri. Pihaknya sudah memfasilitasi mereka untuk menyisir kawasan yang menjadi lokasi debat maupun jalur keluar masuk paslon. Juga, memfasilitasi tempat untuk koordinasi bersama agar pengaturan lebih mudah.

Di luar itu, KPU akan mengupayakan agar debat pertama bisa lebih substansial. ”Tetap menarik untuk disimak sekaligus tetap mengedukasi. Ini yang paling penting,” katanya saat ditemui di kantor KPU kemarin (15/1).

Sejak isu pemberitahuan pertanyaan mencuat, KPU berusaha meyakinkan publik bahwa debat tersebut tidak seperti yang digambarkan para kritikus.

KPU justru berusaha menghadirkan nuansa perdebatan sejak sesi pertanyaan panelis disampaikan moderator. Meski pertanyaan sudah diberitahukan lebih dahulu, paslon tetap tidak bisa memilih pertanyaan mana yang hendak dijawabnya. Sebab, daftar pertanyaan akan diundi.

Khusus untuk sesi bertanya antarpaslon, KPU sudah membuat formulasi bersama tim paslon Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Kesepakatannya, debat harus bisa bermanfaat bagi paslon dan masyarakat. Karena itu, hal apa pun yang disampaikan kedua paslon selama debat harus bisa mengedukasi seluruh lapisan masyarakat.

“Pertanyaannya harus bersifat substansial, konseptual, dan arahnya jelas,” lanjut mantan komisioner KPU Jawa Tengah itu. Tidak boleh ada pertanyaan yang tidak substansial yang dimunculkan setiap paslon. Pada poin tersebut, kedua tim sukses sepakat.

Sementara itu, ditemui seusai olahraga pagi, calon wakil presiden Sandiaga Uno menyampaikan sejumlah persiapan bersama capres Prabowo Subianto menjelang debat. Jika biasanya Sandi sudah berkeliling ke sejumlah daerah memanfaatkan masa kampanye, saat ini kampanye difokuskan di sekitar Jakarta saja.

“Dua hari ini kami akan melakukan pendalaman materi dan persiapan dari diferensiasi atau perbandingan utama dari pemerintahan Prabowo-Sandi dan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf,” kata Sandi kepada wartawan.

Menurut dia, tim dari pakar bersama BPN Prabowo-Sandi telah mempersiapkan hal itu. Meski tema debat perdana berkaitan erat dengan isu hukum, fokus utama Prabowo-Sandi di bidang ekonomi akan tetap dimunculkan.

“(Ekonomi) ini akan menjadi isu utama yang kami usung di setiap debat, baik saat berbicara hukum maupun topik lainnya. Sebab, kekuatan bangsa kita adalah bangsa yang bisa berdiri di atas kakinya sendiri,” ungkapnya.

Di sisi lain, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayor Jenderal (Mayjen) Maruli Simanjuntak menyatakan, proses dan standar pengamanan selama acara debat bakal seperti biasa. Paspampres akan melekat dalam ring satu presiden. ”Pengamanan kami biasa saja. Standar kami sudah ada,” ujarnya kepada Jawa Pos kemarin.

Dia menilai, tidak ada ancaman berarti dalam acara debat yang membuat pengamanan harus ditingkatkan. ”Ancamannya apa sih di situ? Perdebatan bukan masalah urgen untuk pengamanan,” imbuhnya.

Mengenai pengerahan hingga 2.000 personel oleh Polda Metro Jaya, Maruli menilai hal itu wajar. Sebab, polda mengamankan wilayah. ”Kalau wilayah menganggap ada pengerahan massa atau gimana, itu di pihak mereka,” katanya. 

Editor           : Ilham Safutra

Reporter      : (byu/bay/far/c5/oni)


Artikel yang berjudul “KPU Janjikan Debat Capres-cawapres Tetap Menarik dan Edukatif” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment