Rekomendasi Larangan Sudah Diterbitkan, Turis Asing Ini Justru Nekat Mendekat ke Kawah Gunung Anak Krakatau - Jelajah Nasional

Monday, January 21, 2019

Rekomendasi Larangan Sudah Diterbitkan, Turis Asing Ini Justru Nekat Mendekat ke Kawah Gunung Anak Krakatau

Jelajah Nasional. Dua orang turis warga negara asing terungkap mendekat ke kawah gunung anak Krakatau yang kini masih status siaga. Sebelumnya, PVMBG sudah merekomendasikan kepada masyarakat/wisatawan tidak mendekati kawah dalam radius 5 KM dari kawah.

Kejadian ini terungkap melalui unggahan di akun Twitter @rajo_ameh. Akan tetapi, akun tersebut sudah dihapus. Meski demikian, foto-fotonya terlanjur menyebar ke media sosial.

Foto-foto tersebut terlihat jelas keberadaan dua orang warga negara asing. Mereka terlihat  berfoto di dekat kawah Gunung Anak Krakatau yang kini terdapat air.

Mereka pun terlihat berfoto dekat dengan Kawah Gunung Anak Krakatau berwarna cokelat.

Kawah Gunung Anak Krakatau (Twitter)

Foto-foto tersebut bahkan memperlihatkan, anak Gunung Krakatau pun terlihat jelas berada di tengah lautan yang membentang luas.

Foto-foto tersebut diperkirakan diambil pada 17 Januari dan 18 Januari 2019.

Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG) telah merilis tingkat aktivitas Level III (Siaga) sejak 27 Desember 2018. Gunungapi Anak Krakatau (110 m dpl) mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak 18 Juni 2018.

Beberapa hari lalu, visual gunungapi tertutup kabut. Asap kawah utama tidak teramati. Angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur.

Melalui rekaman seismograf tanggal 20 Januari 2019 tercatat, Gunung Anak Krakatau mengalami Tremor Menerus dengan amplitudo 1 – 11 mm, dominan 2 mm.

Kawah Gunung Anak Krakatau (Twitter)

PVMBG tetap merekomendasi kepada Masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

PVMBG juga mengeluarkan VONA terakhir terkirim kode warna ORANGE, terbit tanggal 8 Januari 2019 pukul 18:11 WIB, terkait erupsi dengan ketinggian  kolom abu  sekitar 1110 m diatas permukaan laut atau sekitar 1000 meter di atas puncak. Kolom abu bergerak ke arah timur.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah melaporkan bahwa terjadi penyusutan terhadap tubuh Gunung Anak Krakatau. Penyusutan ini disebut mencapai 60 persen dari tubuh gunung anak Krakatau.

Sedangkan volume yang tersisa saat ini yaitu sekitar antara 40-70 juta m3. Berkurangnya volume tubuh gunung Anak Krakatau ini diperkirakan karena adanya proses rayapan tubuh gunungapi yang disertai oleh laju erupsi yang tinggi dari 24-27 Desember 2018. (asr)

Video Rekomendasi : 


Artikel yang berjudul “Rekomendasi Larangan Sudah Diterbitkan, Turis Asing Ini Justru Nekat Mendekat ke Kawah Gunung Anak Krakatau” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment