Surati KPU, WP KPK Minta Kasus Novel Dimasukkan ke Materi Debat Capres - Jelajah Nasional

Tuesday, January 8, 2019

Surati KPU, WP KPK Minta Kasus Novel Dimasukkan ke Materi Debat Capres

Jelajah Nasional – Tidak masuknya penuntasan kasus penyerangan Novel Baswedan ke dalam materi debat capres-cawapres yang diusulkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, membuat Wadah Pegawai (WP) KPK angkat bicara. Mereka lalu mengusulkan sendiri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar penanganan perkara penyiraman air keras terhadap penyidik senior lembaga antirasuah tersebut ke dalam materi debat.

Ketua WP KPK Yudi Purnomo Harahap mengatakan, sudah lebih dari 17 bulan kasus percobaan pembunuhan terhadap Novel Baswedan belum terungkap. Oleh karena itu menurutnya, tidak terungkapnya kasus ini akan berakibat pada semakin rentannya pegiat antikorupsi dalam menjalankan perannya pada masa yang akan datang.

“Penyerangan tersebut bukan hanya upaya pembunuhan biasa, mengingat Novel Baswedan merupakan penyidik KPK yang menangani berbagai kasus strategis,” kata Yudi dalam keterangan tertulis yang diterima Jelajah Nasional, Rabu (9/1).

PilpresIlustrasi: Pilpres 2019 (Koko/Jelajah Nasional)

Yudi menambahkan, karena pentingnya penanganan perkara Novel dan masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia, maka di meminta agar pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap suami Rina Emilda tersebut, dimasukkan dalam materi debat pertama capres-cawapres, yang akan menyinggung masalah penegakan hukum seperti korupsi dan HAM.

“Kami Wadah Pegawai KPK, sebagai organisasi yang menaungi kepentingan pegawai KPK merasa bahwa komitmen presiden  terhadap pengungkapan kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan, merupakan isu yang sangat penting untuk ditanyakan kepada kedua calon presiden dan wakil presiden. Untuk itu, kami berharap Komisi Pemilihan Umum (KPU) berkenan untuk dapat memasukkan isu tersebut sebagai salah satu materi debat capres-cawapres yang akan dilangsungkan,” tukas Yudi.

Seperti diketahui, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo terpilih menjadi salah satu panelis debat calon presiden pada Kamis, 17 Januari. Namun, atas penunjukkan tersebut, Agus memastikan tak akan hadir. Ini dilakukan untuk menghindar konflik kepentingan.

Kendati absen, mantan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa/Pemerintah (LKPP) tersebut, melalui timnya urun rembug mengusulkan agar materi debat menyinggung komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi.

Editor      : Kuswandi
Reporter : Intan Piliang


Artikel yang berjudul “Surati KPU, WP KPK Minta Kasus Novel Dimasukkan ke Materi Debat Capres” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment