BEM UI Tolak Wacana Keterlibatan TNI Ke Ranah Sipil - Jelajah Nasional

Thursday, February 28, 2019

BEM UI Tolak Wacana Keterlibatan TNI Ke Ranah Sipil

Jelajah Nasional – Wacana Tentara Nasional Indonesia (TNI) masuk ke ranah sipil, direspons oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI). Mereka menolak keterlibatan TNI dalam ranah sipil karena tidak memiliki relevansi dengan fungsi dan tugas pokok TNI.

Melalui surat pernyataan sikap terbuka atas revisi Pasal 47 UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, BEM UI menilai, wacana yang digulirkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto itu tidak tepat. Sebab, bertentangan dengan semangat reformasi dan UU TNI.

“Langkah keterlibatan TNI masuk ke ranah sipil tersebut tidak tepat, karena bertentangan dengan semangat reformasi dan Undang-Undang TNI,” ujar Ketua BEM UI, Manik Marganamahendra melalui surat pernyataan terbukanya, Jumat (1/3).

BEM UI Tolak Wacana Keterlibatan TNI Ke Ranah SipilIlustrasi TNI (Istimewa)

Menurutnya, penempatan perwira menengah dan tinggi untuk mengisi jabatan di instansi sipil sangat tidak tepat. Wacana yang digulirkan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai respons terhadap rencana Presiden Joko Widodo merestrukturisasi perwira TNI itu justru berpotensi menimbulkan masalah yang muncul akibat Dwi-Fungsi ABRI seperti pada era Orde Baru. Dengan demikian, keterlibatan TNI dalam kehidupan sipil harus dibatasi.

Manik menilai bahwa menugaskan TNI dalam kementrian mapun Lebaga Negara di bidang sipil bukanlah kebijakan yang tepat dalam menyelesaikan masalah menganggurnya anggota TNI. Sebab, mengancam penegakan kedaulatan rakyat yang merupakan amanat TAP MPR No.X Tahun 1998.

Permasalahan anggota menganggur bersumber pada masalah manajemen internal TNI. Atas masalah itu, BEM UI merekomendasikan evaluasi terhadap rekrutmen jumlah personel ke dalam TNI untuk mencegah terlalu banyaknya anggota sehingga tidak efisien.

Selain itu, sepatutnya dilakukan evaluasi terhadap mekanisme promosi, kenaikan pangkat, dan manajemen sumber daya manusia dalam internal TNI.

“Ke depannya kami akan mengawal wacana ini. Kami mendukung TNI agar menjadi lebih profesional dan bertindak sesuai dengan fungsi dan tugas pokoknya dalam UU. Sayangnya, wacana revisi UU TNI tidak selaras dengan hal itu,” ujarnya.

Atas dasar itu BEM UI bersama BEM FKG UI, BEM FMIPA UI, BEM FH UI, BEM FPSI UI, BEM FISIP UI, BEM FIB UI, BEM FKM UI, BEM FASILKOM UI, BEM FF UI, BEM FIK UI, BEM FIA UI, dan BEM Vokasi UI, membuat lima pernyataan sikap, isinya:

1. Menolak keterlibatan Tentara Nasional Indonesia dalam ranah sipil yang tidak memiliki relevansi dengan fungsi dan tugas pokok Tentara Nasional Indonesia.
2. Menolak Secara tegas wacana revisi Pasal 47 ayat (2) UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia.

3. Menuntut Dewan Perwakilan Rakyat untuk menolak revisi Pasal 47 ayat (2) UU No.34 Tahun 2004.

4. Mendorong Tentara Nasional Indonesia untuk mengevaluasi sistem regrenerasi, kenaikan pangkat, dan manajemen sumber daya manusia secara internal.

5. Mengajak masyarakat untuk turut menolak revisi UU No. 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia dan keterlibatan TNI dalam ranah sipil yang tidak memiliki relevansi dengan fungsi dan tugas pokok TNI.

Editor           : Bintang Pradewo

Reporter      : Wildan Ibnu Walid


Artikel yang berjudul “BEM UI Tolak Wacana Keterlibatan TNI Ke Ranah Sipil” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment