Hanifan Siap Jalani Pemilu Perdananya - Jelajah Nasional

Sunday, April 14, 2019

Hanifan Siap Jalani Pemilu Perdananya

Jelajah Nasional – Indonesia akan memilih calon presiden serta para calon legislatif pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April pekan depan. Semua lapisan masyarakat, tak terkecuali para atlet, sudah siap memberikan suara mereka nanti. Atlet pencak silat Indonesia Hanifan Yudani Kusumah menjadi salah satu atlet yang sudah tidak sabar menjalani pesta demokrasi tersebut.

Bukan tanpa alasan Hanif sangat bersemangat. Di usianya yang baru 21 tahun, ini adalah Pemilu perdananya sebagai warga negara.

“Ini pertama kalinya saya mencoblos. Tentu ini jadi tantangan berat juga sebagai atlet karena hasil pilihan kita akan menentukan nasib kita. Kalau sampai salah pilih, ya itu juga jadi tanggung jawab sendiri,” kata Hanif saat dihubungi Jelajah Nasional.

Hanifan adalah atlet pencak silat yang sempat membuat heboh nusantara setelah secara tiba-tiba ia memeluk dua calon presiden Joko Widodo dan Prabowo Subianto secara berbarengan setelah mendapatkan medali emas Asian Games 2018. Kini, ia sudah siap untuk mencoblos salah satu dari sosok yang ia peluk tersebut.
Hanifan saat memeluk Jokowi dan Prabowo di Asian Games 2018 (Chandra Satwika/Jawa Pos)

Hanif mengaku, sejauh ini dia sudah mempelajari rekam jejak dua calon presiden dan wakil presiden yang tengah bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan republik ini, baik pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin maupun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Meski tidak mengorek sampai terlalu dalam, Hanif merasa ia perlu mengetahui betul siapa yang akan dipilihnya nanti.

“Tentu saya harus benar-benar melihat dari fakta dan data yang benar, kedua capres ini seperti apa sih. Sudah tahu sebagian. Tapi mungkin hanya di kulit saja saya tahunya, tidak sampai biji-bijinya,” katanya.

Sebagai atlet berprestasi yang ikut menyumbang medali emas di Asian Games 2018 tahun lalu, Hanif tentunya memiliki harapan besar kepada presiden dan wakil presiden yang terpilih nanti. Hanif ingin sosok yang nantinya akan memerintah Indonesia hingga 2024 adalah sosok yang betul-betul peduli dengan dunia olahraga dan kesejahteraan atletnya.

“Karena salah satu yang bisa meningkatkan harga diri bangsa ya olahraga. Untuk perhatian (pemberian bonus prestasi, Red) Asian Games 2018 kemarin cukuplah, tapi kedepannya lebih dari itu. Jangan sampai ada yang terjadi dana-dana yang sudah dikucurkan itu di korupsi. Itu sangat disayangkan,” paparnya.

Atlet lulusan Universita Pasundan ini menambahkan, Indonesia juga harus menjadi negara yang punya program terstruktur yang tidak melulu mengadopsi dari negara lain, khususnya di bidang olahraga. Menurut Hanif, salah satu hal yang membuat prestasi olahraga Indonesia selalu tertinggal adalah lantaran tidak pernah ada program yang bersifat visioner untuk mencetak atlet-atlet hebat masa depan.

“Ketika kita baru adaptasi dengan satu program, mereka sudah bikin program baru yang lebih maju. Harusnya kita bisa bikin program yang lebih bagus supaya tidak kalah,” katanya.

Meski berambisi dengan menggantungkan harapan bagi para capres, namun Hanif sendiri tidak ingin ambil pusing soal ramainya masyarkat untuk menentukan pilihannya. Ia yang merupakan seorang atlet hanya fokus untuk mengejar prestasi demi mengharumkan nama bangsa.

Hanif pun juga menegaskan bahwa ia dan kawan-kawan atlet lainnya diberikan kebebasan oleh Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) untuk mencoblos sosok yang mereka yakini bisa memimpin Indonesia. Pasalnya, Ketua Umum PB IPSI yang saat ini menjabat tidak lain adalah Prabowo sendiri.

“Meski jadi capres, tapi Pak Prabowo meminta atlet jangan ada yang berpolitik. Jadi soal pilihan itu diserahakan ke atlet dan banyak berdoa aja dengan pilihannya,” tutup Hanif.

 


Artikel yang berjudul “Hanifan Siap Jalani Pemilu Perdananya” ini telah terbit pertama kali di:

Sumber berita

No comments:

Post a Comment